Pendidikan Kesehatan Remaja Cerdas, Hidup Sehat Tanpa Furunkel (Bisul) di SMKN 11 Bandung

  • Arieni Ramadhan Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Nayla Puteri Syaumi Ulum Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Andara Rasya Utami Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Reka Putri Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Dila Rosa Julianti Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Adawiyyah Arifah Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Arthia Shifa Kaila Putri Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Reva Pajarini Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Syahla Aulia Tazkiyah Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Caesya Sofarianti Taufik Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
Abstract views: 419
PDF downloads: 434
Keywords: furunkel (bisul), pendidikan kesehatan, pengabdian masyarakat, remaja

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMKN 11 Bandung mengenai pencegahan penyakit Furunkel (Bisul), suatu infeksi kulit yang umum terjadi akibat bakteri Staphylococcus Aureus. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pendidikan kesehatan yang disusun secara terstruktur dengan metode ceramah interaktif dengan menggunakan media audiovisual. Mahasiswa keperawatan sebagai pelaksana didampingi oleh dosen pembimbing, sekaligus mengajak partisipasi aktif dari para siswa agar proses pembelajaran lebih interaktif dan efektif. Penggunaan berbagai metode tersebut bertujuan untuk memastikan pesan edukasi tersampaikan dengan baik dan dapat dipahami oleh seluruh peserta. Hasil dari pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait definisi, penyebab, gejala, pemeriksaan, penatalaksanaan, serta langkah-langkah pencegahan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa juga menunjukkan perubahan sikap positif terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri dan menerapkan perilaku hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini mendorong terciptanya budaya kesehatan yang lebih baik di lingkungan sekolah. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam memperkuat edukasi kesehatan bagi remaja dan berpotensi dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan di sekolah.

Published
2026-01-14
How to Cite
Ramadhan, A., Ulum, N. P. S., Utami, A. R., Putri, R., Julianti, D. R., Arifah, A., Putri, A. S. K., Pajarini, R., Tazkiyah, S. A., & Taufik, C. S. (2026). Pendidikan Kesehatan Remaja Cerdas, Hidup Sehat Tanpa Furunkel (Bisul) di SMKN 11 Bandung. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(4), 2065-2073. https://doi.org/10.26874/jakw.v6i4.1217