Diversifikasi Umbi Porang Menjadi Pangan Olahan Yang Sehat dan Memiliki Nilai Gizi Melalui Pendekatan P5 dalam Kurikulum Merdeka Belajar

  • Rahmatul Qodriah Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta Indonesia
  • Safira Nafisa Diploma Tiga Farmasi Fakultas Farmasi, Universitas Pancasila, Jakarta Indonesia
  • Gumilar Adhi Nugroho Fakultas Farmasi, Universitas Gunadarma, Depok Indonesia
  • Zuhelmi Aziz Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta Indonesia
  • Arif Rahmandani Fakultas Farmasi, Universitas Gunadarma, Depok Indonesia
Abstract views: 165
PDF downloads: 175
Keywords: beras analog, diversifikasi, SDIT Lentera Insan, umbi porang

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah umbi porang menjadi berbagai produk pangan sehat dan bernilai gizi tinggi melalui pendekatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Umbi porang merupakan komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi serta kandungan glukomanan yang bermanfaat bagi kesehatan, namun pemanfaatannya sebagai pangan olahan masih terbatas di masyarakat. Melalui pendekatan P5, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, gotong royong, kemandirian, dan kemampuan berpikir kritis siswa SDIT Lentera Insan Depok. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, pelatihan teknik pengolahan porang menjadi produk beras analog porang, serta praktik langsung dalam kelompok kecil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai nilai gizi porang dan teknik pengolahannya, serta tumbuhnya keterampilan dalam menghasilkan produk pangan yang inovatif dan layak konsumsi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong diversifikasi pangan lokal serta membuka peluang ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.

Published
2026-04-17
How to Cite
Qodriah, R., Nafisa, S., Nugroho, G. A., Aziz, Z., & Rahmandani, A. (2026). Diversifikasi Umbi Porang Menjadi Pangan Olahan Yang Sehat dan Memiliki Nilai Gizi Melalui Pendekatan P5 dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(1), 692-698. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i1.1223