Pengaruh High Intensity Interval Training Dan Latihan Skipping Terhadap Peningkatan Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Atlet Karate Kumite Ranting SMP Negeri 7 Watampone

  • Supardi Supardi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Ogo Darminto Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone
  • Rahmat Ilahi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Khalid Rijaluddin Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone
  • Maria Herlinda Dos Santos Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Bone
Abstract views: 285
PDF downloads: 292
Keywords: daya tahan kardiovaskuler, HIIT, karate, skipping, VO2max

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh high intensity interval training dan latihan skipping terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskuler atlet karate Kumite SMP Negeri 7 Watampone. Analisis terhadap hasil observasi menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pre-test post-test control group design. Partisipan terdiri dari 10 atlet karate Kumite ranting SMP Negeri 7 Watampone yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Kelompok HIIT dan Kelompok Skipping. Hasil observasi menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan daya tahan kardiovaskuler. Namun demikian, kelompok HIIT menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan Kelompok Skipping. Temuan ini dapat digunakan sebagai referensi untuk pelatih dan atlet dalam meningkatkan daya tahan kardiovaskulernya.

Published
2026-01-20
How to Cite
Supardi, S., Darminto, A. O., Ilahi, R., Rijaluddin, K., & Santos, M. H. D. (2026). Pengaruh High Intensity Interval Training Dan Latihan Skipping Terhadap Peningkatan Daya Tahan Kardiovaskuler Pada Atlet Karate Kumite Ranting SMP Negeri 7 Watampone. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(4), 2141-2151. https://doi.org/10.26874/jakw.v6i4.1248