Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Kesiapsiagaan Bencana Gempa pada Komunitas Teman Tuli

  • Sylvia Mustika Sari Departemen Pendidikan Kedokteran dan Bioetika, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Glen Glady Prakasa Departemen Manajemen Bencana, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Odih Fahruzi Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Fitriardi Sejati Departemen Bedah, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Alfathah Bania Lubis Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Alexander Siagian Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Dis Bima Purawaamidjaja Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Cindy Bella Pratiwi Program Studi Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Feby Salsabillah Program Studi Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Gadizha Keizha Program Studi Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Achmad Yani
Abstract views: 320
PDF downloads: 245
Keywords: bantuan hidup dasar, edukasi inklusif, kesiapsiagaan bencana, mahasiswa kedokteran, teman tuli, mahasiswa kedokteran, teman tuli

Abstract

Komunitas teman tuli merupakan kelompok yang sangat rentan dalam menghadapi situasi darurat akibat keterbatasan akses informasi dan media edukatif yang tidak inklusif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar kesiapsiagaan bencana serta bantuan hidup dasar (BHD) melalui pelatihan berbasis media visual dan bahasa isyarat. Metode yang digunakan adalah gabungan Community-Based Research dan Service Learning, dengan melibatkan GERKATIN Cimahi sebagai mitra komunitas serta mahasiswa Fakultas Kedokteran Unjani sebagai fasilitator. Rangkaian kegiatan mencakup asesmen kebutuhan, pelatihan bahasa isyarat untuk mahasiswa, pembuatan video edukatif inklusif, dan pelatihan simulatif tanggap darurat. Sebanyak 30 peserta menunjukkan keterlibatan aktif dan pemahaman yang baik. Kuesioner kualitatif mencerminkan respons positif terhadap metode penyampaian, terutama penggunaan visual dan pendampingan bahasa isyarat. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual dalam hal empati, komunikasi inklusif, dan edukasi berbasis nilai. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi darurat berbasis media visual dan komunikasi inklusif dapat meningkatkan ketangguhan komunitas teman tuli sekaligus memperkaya proses belajar mahasiswa kedokteran.

Published
2026-01-20
How to Cite
Sari, S. M., Prakasa, G. G., Fahruzi, O., Sejati, F., Lubis, A. B., Siagian, A., Purawaamidjaja, D. B., Pratiwi, C. B., Salsabillah, F., & Keizha, G. (2026). Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Kesiapsiagaan Bencana Gempa pada Komunitas Teman Tuli. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(4), 2130-2140. https://doi.org/10.26874/jakw.v6i4.1252