Zona Edukasi Dusung sebagai Media Pembelajaran Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Pulau Ambon

  • Merlin Renny Sitanala Jurusan Kehutanan Universitas Pattimura Ambon
  • Andry Tuhumury Jurusan Kehutanan Universitas Pattimura Ambon
  • John F Sahusilawane Jurusan Kehutanan, Universitas Pattimura Ambon
Abstract views: 127
PDF downloads: 125
Keywords: dusung, kearifan lokal, pendidikan lingkungan

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dusung sebagai zona edukasi lingkungan berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian peserta didik sekolah dasar terhadap keanekaragaman hayati dan jasa lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Wisata Amarumatena, Negeri Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Metode pengabdian menggunakan pendekatan community-based research (CBR) yang dipadukan dengan prinsip Asset Based Community Development (ABCD) melalui edukasi lapangan dan pendampingan pembelajaran luar ruang. Mitra kegiatan meliputi kelompok tani hutan Amarumatena, SDN 257 Maluku Tengah, serta masyarakat lokal. Rangkaian kegiatan mencakup koordinasi partisipatif, inventarisasi potensi dusung, penyusunan media edukasi, pelaksanaan tur edukatif dan permainan pembelajaran lingkungan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terhadap konsep keanekaragaman hayati dan jasa lingkungan, disertai meningkatnya minat dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga memperkuat peran masyarakat sebagai mitra pendidikan lingkungan. Pengembangan zona edukasi dusung berpotensi menjadi model pembelajaran lingkungan berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain.

Published
2026-06-14
How to Cite
Sitanala, M., Tuhumury, A., & Sahusilawane, J. F. (2026). Zona Edukasi Dusung sebagai Media Pembelajaran Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Pulau Ambon. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(2), 957-967. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i2.1272