Pengembangan Website Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat untuk Penguatan Promosi dan Ekonomi Lokal: Studi Kasus Desa Banjarsari

  • Nungki Selviandro Universitas Telkom
  • Nur Ghaniaviyanto Ramadhan Universitas Telkom
  • Kemas Muslim Lhaksmana Universitas Telkom
  • Bayu Erfianto Universitas Telkom
Abstract views: 278
PDF downloads: 227
Keywords: desa wisata, ekonomi local, partisipasi masyarakat, pengabdian masyarakat, website desa

Abstract

Pengembangan desa wisata berbasis digital menjadi strategi penting dalam memperkuat promosi destinasi dan mendorong penguatan ekonomi lokal. Desa Wisata Banjarsari memiliki potensi wisata alam dan budaya yang beragam, namun pemanfaatan teknologi digital sebagai media promosi masih belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan website desa wisata berbasis partisipasi masyarakat guna meningkatkan visibilitas destinasi wisata serta mendukung pemberdayaan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan prinsip Community-Based Tourism (CBT) dan pemberdayaan digital. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan pemetaan potensi, perencanaan partisipatif, pelatihan dan pendampingan pengelolaan konten digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya pengelola BUMDes, pemuda desa, dan pelaku UMKM, mampu terlibat aktif dalam pengelolaan website desa wisata. Website yang dikembangkan berfungsi sebagai pusat informasi wisata dan etalase digital produk lokal. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan promosi digital serta membuka peluang penguatan ekonomi lokal berbasis pariwisata.

Published
2026-03-19
How to Cite
Selviandro, N., Ramadhan, N. G., Lhaksmana, K. M., & Erfianto, B. (2026). Pengembangan Website Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat untuk Penguatan Promosi dan Ekonomi Lokal: Studi Kasus Desa Banjarsari. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(1), 167-175. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i1.1283