Strategi Penguatan Kelembagaan Petani dalam Sistem Produksi dan Pemasaran Padi Organik Gapoktan Ngudi Makmur, Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang

  • Eka Yuli Astuti Universitas Negeri Semarang
  • Adhi Surya Perdana Universitas Negeri Tidar Magelang
  • Nanik Wijayati Universitas Negeri Semarang
Abstract views: 20
PDF downloads: 21
Keywords: kelembagaan petani, padi organik, pemasaran beras, pengabdian masyarakat, teknologi tepat guna

Abstract

Penguatan kelembagaan petani merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan keberlanjutan sistem produksi dan pemasaran padi organik di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan Gapoktan Ngudi Makmur di Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang melalui penguatan aspek manajemen organisasi, produksi, dan pemasaran beras organik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan dan pendampingan, penerapan teknologi tepat guna, serta monitoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan evaluasi terhadap perubahan kapasitas kelembagaan serta kinerja pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan kapasitas kelembagaan melalui pembentukan Unit Usaha Pemasaran Beras Organik (UUPBO), penyusunan prosedur operasional standar (SOP) produksi dan pascapanen, serta penyusunan dokumen Internal Control System (ICS) sebagai prasyarat sertifikasi organik. Pada aspek produksi, kegiatan meliputi pelatihan pembuatan pupuk organik cair dan biopestisida, penerapan sistem tanam jajar legowo, serta penggunaan teknologi tepat guna berupa mesin pengayak beras tipe grizzly dan vacuum sealer. Sementara itu, pada aspek pemasaran dilakukan pengembangan merek dagang “NesRice”, perancangan kemasan premium berukuran 1 kg dan 5 kg, serta pelatihan pemasaran digital. Implementasi program memberikan dampak positif berupa penurunan biaya produksi sekitar 20% dan peningkatan penjualan beras organik sekitar 45% dalam kurun waktu enam bulan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan kelembagaan yang diintegrasikan dengan penerapan teknologi tepat guna dan inovasi pemasaran mampu meningkatkan kapasitas organisasi, daya saing, dan keberdayaan petani padi organik secara berkelanjutan.

Published
2026-07-26
How to Cite
Astuti, E., Perdana, A., & Wijayati, N. (2026). Strategi Penguatan Kelembagaan Petani dalam Sistem Produksi dan Pemasaran Padi Organik Gapoktan Ngudi Makmur, Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(2), 1739-1750. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i2.1391