Peningkatan Peran Warga Perumahan Bumi Endah Residence untuk Pengolahan Sampah di Tasikmalaya
Abstract
Masalah sampah di perkotaan merupakan isu penting karena berdampak luas terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat. Peningkatan populasi, rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, serta keterbatasan infrastruktur telah memperburuk kondisi lingkungan yang berimplikasi pada kesehatan publik. Sampah yang tidak terkelola dengan baik cenderung masuk ke saluran drainase dan menimbulkan berbagai dampak negatif, terutama banjir di kawasan perkotaan. Di Kota Tasikmalaya, timbulan sampah per kapita mencapai 3,63 liter/orang/hari atau 0,44 kg/orang/hari, dengan total produksi sekitar 2590 kiloliter/hari atau setara 313 ton/hari. Sumber sampah didominasi oleh sampah domestik sebesar 60,23%, serta sampah non-domestik dari pusat perniagaan, perkantoran, dan fasilitas umum. Upaya penanganan dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat di perumahan Bumi Endah Residence, Indihiang, yang memiliki sekitar 300 Kepala Keluarga dan dilalui saluran irigasi yang masih dimanfaatkan. Program ini meliputi sosialisasi pengolahan sampah melalui pembuatan komposter rumah tangga dan penerapan teknologi trash trap portabel pada saluran drainase, yang dikembangkan dari kegiatan perkuliahan Rekayasa Lingkungan dan PKM Karsa Cipta. Selain itu, dilakukan pelatihan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hasil evaluasi menunjukkan mitra sangat puas dan berharap kegiatan ini dapat berlanjut di masa mendatang.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
