Integrasi Program Desa Tangguh Bencana dan Promosi Kesehatan untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros

  • Maya Julia Universitas Esa Unggul
  • Ummanah Ummanah Universitas Esa Unggul
  • Noni Agustina Universitas Esa Unggul
Abstract views: 20
PDF downloads: 17
Keywords: community development, Desa Tangguh Bencana, KKN Kebangsaan, pengabdian masyarakat, promosi kesehatan

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2025 merupakan implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang berfokus pada pengabdiankepada masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan dan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Program ini dilaksanakan di Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros dengan mengangkat integrasi program Desa Tangguh Bencana dan promosi kesehatan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana serta kualitas kesehatan masyarakat desa. Metodepelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan konsep community development melalui tahapan observasi lapangan, wawancara mendalam, sosialisasi, edukasi, dan pelatihan kepada masyarakat. Program yang dilaksanakan meliputi pelatihan Desa Tangguh Bencana (DTB), edukasi “6 Langkah Cuci Tangan dengan Baik danBenar”, pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi pengelola wisata Istana Karst, serta sosialisasi pencegahanstunting. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai mitigasi bencana, perilaku hidup bersih dan sehat, keselamatan wisata, serta pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Program ini diharapkan menjadi langkahawal dalam mewujudkan masyarakat Desa Botolempangan yang tangguh, sehat, dan mampu mengelola potensi wisata secara berkelanjutan.

Published
2026-07-26
How to Cite
Julia, M., Ummanah, U., & Agustina, N. (2026). Integrasi Program Desa Tangguh Bencana dan Promosi Kesehatan untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Botolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(2), 1751-1767. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i2.1478