Pengembangan Pedoman Laporan Keuangan dan Optimalisasi Transaksi Digital untuk Peningkatan Akuntabilitas BUMDes Desa Pagerwangi
Abstract
Permasalahan tata kelola keuangan menjadi tantangan utama yang dihadapi BUMDes Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kondisi tersebut ditandai dengan belum tersedianya pedoman pelaporan keuangan yang terstandar, pengelolaan transaksi yang masih bergantung pada metode manual, serta belum optimalnya pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS karena rekening usaha masih bercampur dengan rekening pribadi pengurus. Program pendampingan ini bertujuan untuk menyusun pedoman pelaporan keuangan yang terstruktur serta mendorong optimalisasi transaksi non-tunai pada Unit Toko Desa guna memperkuat akuntabilitas keuangan BUMDes. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode pendampingan partisipatif dengan analisis akar masalah (root cause analysis) selama lima kali kunjungan lapangan pada April hingga Mei 2026. Program ini menghasilkan pedoman laporan keuangan yang mencakup chart of accounts, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas, serta reaktivasi QRIS bisnis yang telah dipisahkan dari rekening pribadi. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi dalam penguatan tata kelola keuangan BUMDes melalui peningkatan struktur pelaporan keuangan dan optimalisasi transaksi digital yang lebih transparan dan akuntabel.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
