Pendampingan Transformasi Digital UMKM Kuliner Rumahan dalam Meningkatkan Daya Saing: Studi Kasus UMKM BOPES Surabaya
Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi keterbatasan dalam adopsi teknologi digital. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan pada UMKM Lancar Jaya BOPES (Botok Pepes), usaha kuliner rumahan milik Ibu Retno Wulandari yang berlokasi di Surabaya, selama periode Februari hingga Juni 2026. Metode yang digunakan meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi langsung, dan dokumentasi lapangan melalui lima kali kunjungan. Permasalahan utama yang ditemukan mencakup keterbatasan literasi digital, belum optimalnya promosi melalui media sosial, serta tingginya persaingan dalam memperoleh slot bazar. Pendampingan yang diberikan meliputi pembuatan konten promosi digital, pelatihan penggunaan aplikasi CapCut, TikTok, dan Instagram, perancangan logo dan banner usaha, serta optimalisasi profil Google Business. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital pemilik usaha, penguatan identitas visual UMKM, serta meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib melalui pemisahan rekening usaha dan pribadi. Pendekatan partisipatif yang diterapkan terbukti efektif dalam membangun kapasitas mitra secara berkelanjutan.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
