Sosialisasi Digital Marketing dan Pendampingan Pembuatan Akun Seller GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood bagi UMKM Kuliner di Bandung Raya

Abstract views: 19
PDF downloads: 20
Keywords: digital marketing, GoFood, GrabFood, pengabdian masyarakat, ShopeeFood, UMKM kuliner

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di wilayah Bandung Raya masih banyak yang belum memanfaatkan platform GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood secara optimal akibat keterbatasan literasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan digital pelaku UMKM melalui sosialisasi digital marketing, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan pembuatan akun seller pada platform GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Metode yang digunakan adalah participatory learning dengan desain evaluasi one group pre-test post-test terhadap 20 pelaku UMKM sektor Food and Beverage (F&B) di Bandung Raya. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata peserta dari 52,00 pada pre-test menjadi 86,67 pada post-test, atau meningkat sebesar 34,67 poin (66,7%). Uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan bahwa data pre-test berdistribusi normal (Sig. = 0,435), sedangkan data post-test tidak berdistribusi normal (Sig. = 0,025). Oleh karena itu, analisis dilanjutkan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test yang menghasilkan nilai Z = −3,826 dan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan ini membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan efektif dalam meningkatkan literasi digital marketing serta kemampuan peserta dalam membuat dan mengelola akun seller pada platform GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood.

Published
2026-09-27
How to Cite
Putrawangsa, D., Marhadi, A., Kristiawan, H., Alvintra, T., & Suharsa, R. (2026). Sosialisasi Digital Marketing dan Pendampingan Pembuatan Akun Seller GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood bagi UMKM Kuliner di Bandung Raya. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(3), 1826-1837. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i3.1560