Penguatan Literasi Digital Guru Madrasah melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Game dengan Pendekatan ABCD
Abstract
Perkembangan teknologi digital menuntut guru madrasah memiliki kompetensi literasi digital yang memadai, termasuk kemampuan mengembangkan media pembelajaran berbasis game yang interaktif. Namun, hasil pemetaan awal di MIMA 09 Keting Jombang, Jember menunjukkan bahwa meskipun guru memiliki dasar literasi digital yang baik, mereka belum terampil dalam membuat media pembelajaran berbasis game. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan awal guru dalam pemanfaatan teknologi digital, merumuskan strategi pelatihan media game yang efektif, dan mengevaluasi peningkatan literasi digital guru setelah mengikuti pelatihan. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) melalui lima tahapan, yaitu Discovery, Dream, Design, Deliver, dan Destiny. Pelatihan diikuti oleh 31 guru dari tiga lembaga pendidikan dan dilaksanakan melalui workshop pembuatan media game menggunakan Canva AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi guru pada tiga aspek literasi digital: pengetahuan (32%), keterampilan (41%), dan sikap pemanfaatan teknologi (28%). Para guru mampu mengoperasikan Canva AI secara mandiri dan menghasilkan media pembelajaran berbasis game yang aplikatif. Selain itu, terbentuk komunitas digital melalui WhatsApp Group sebagai wadah keberlanjutan praktik baik. Keseluruhan kegiatan membuktikan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam meningkatkan literasi digital dan mendorong inovasi pembelajaran di madrasah. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di madrasah lainnya guna memperkuat transformasi digital pendidikan.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
