Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Lansia Melalui Integrasi Brain Gym, Art Therapy, Reminiscence Therapy, dan Positive Affirmation
Abstract
Minimnya program stimulasi psikososial yang terstruktur di lingkungan pesantren lansia berpotensi memperparah kondisi social disengagement dan menurunkan kesejahteraan psikologis penghuninya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan psikologis santri lansia di Pondok Pesantren Lansia Darus Syifa' Jombang melalui program intervensi psikososial terintegrasi berbasis modifikasi perilaku. Program dilaksanakan pada 3 Juni 2026 dengan melibatkan 15 santri lansia sebagai peserta menggunakan pendekatan service learning. Intervensi mengintegrasikan Brain Gym, Art Therapy, Reminiscence Therapy, dan Positive Affirmation yang diimplementasikan melalui teknik prompting, modeling, positive reinforcement, shaping, dan self-affirmation. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur berskala 1–5 dan wawancara akhir kegiatan. Hasil observasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor psikososial dari 2,75 pada kondisi pra intervensi menjadi 4,50 pada kondisi pasca intervensi, dengan peningkatan paling signifikan pada aspek mood dan interaksi sosial. Peserta yang semula pasif secara bertahap terlibat aktif di seluruh sesi dan menyatakan kesan yang sangat positif melalui wawancara akhir kegiatan. Program intervensi psikososial berbasis modifikasi perilaku ini direkomendasikan sebagai model kegiatan rutin yang dapat diadopsi oleh lembaga pesantren lansia guna mendukung kesejahteraan psikologis penghuninya secara berkelanjutan.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
