Peningkatan Kualitas Hidup Lansia melalui Program Psikoedukasi dan Skrining Kesehatan

  • Andika Aliviameita Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Lely Ika Mariyati 2Prodi Psikologi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Abstract views: 1
PDF downloads: 1
Keywords: Psikoedukasi, Glukosa Darah, Asam Urat, Kolesterol, Lansia

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam upaya meningkatkan kualitas hidup mereka. Semakin bertambahnya usia, lansia sering menghadapi beragam tantangan yang mengganggu kualitas hidupnya, seperti penurunan kesehatan fisik, isolasi sosial, serta kurangnya dukungan sosial. Di sisi lain, lansia berisiko mengalami berbagai gangguan psikologis, seperti depresi, kecemasan, gangguan tidur, gangguan daya ingat, demensia, dan penyakit Alzheimer, yang dapat menurunkan kemandirian serta kualitas hidup. Psikoedukasi mengenai kesehatan mental pada lansia diperlukan untuk meningkatkan pemahaman terhadap tanda dan gejala gangguan psikologis, mendorong perilaku hidup sehat, serta memotivasi lansia melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologis secara berkala guna mendukung kualitas hidup yang lebih baik. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh 55 responden perempuan. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan dari 49 responden, 87,8% responden memiliki kadar glukosa darah normal, namun 35,2% dari 17 responden memiliki kadar asam urat tinggi dan 69,2% dari 39 responden memiliki kadar kolesterol tidak normal yang terdiri dari 51,2% kategori batas atas (borderline) dan 18% kategori tinggi.

Published
2026-10-04
How to Cite
Aliviameita, A., & Mariyati, L. I. (2026). Peningkatan Kualitas Hidup Lansia melalui Program Psikoedukasi dan Skrining Kesehatan. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(3), 2054-2061. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i3.1575