Pengembangan Produk Kacang Melati melalui Inovasi Kemasan di KUBE Griya Cendekia Sedayu untuk Memperluas Pemasaran
Abstract
Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Griya Cendekia Sedayu Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia memiliki produk unggulan berupa Kacang Melati dengan varian kacang telur dan kacang bawang, namun pengembangannya masih terkendala oleh kemasan yang sederhana sehingga pemasaran produk terbatas pada warung dan toko kelontong. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan produk Kacang Melati melalui inovasi label dan kemasan untuk meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan mitra secara aktif pada tahap studi awal, diskusi kelompok, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan menghasilkan inovasi kemasan berupa media display menggunakan toples pada warung dan toko kelontong serta pengembangan kemasan toples 200 gram sebagai alternatif bagi konsumen rumah tangga. Inovasi tersebut mempertahankan identitas merek, meningkatkan tampilan produk, memberikan alternatif ukuran kemasan, serta membuka peluang pemasaran ke segmen yang lebih luas, seperti toko oleh-oleh, minimarket, dan warung makan. Kegiatan ini juga mendukung peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya inovasi produk sebagai salah satu strategi pengembangan usaha.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
