Inovasi Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Bunga Kenanga (Cananga odorata) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Desa Kendalsewu memiliki potensi sumber daya lokal berupa bunga kenanga yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas sebagai bunga tabur untuk keperluan ziarah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah bunga kenanga menjadi lilin aromaterapi yang bernilai ekonomis sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan identifikasi potensi, observasi, perencanaan, pelaksanaan pelatihan secara praktik langsung, serta evaluasi hasil kegiatan. Pelatihan dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku lokal, peralatan sederhana, dan proses pembuatan yang mudah diterapkan oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari ibu-ibu PKK selama pelatihan. Peserta mampu memproduksi lilin aromaterapi berbahan bunga kenanga secara mandiri dengan kualitas yang layak digunakan. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan potensi lokal sebagai produk bernilai tambah yang berpeluang dikembangkan menjadi usaha rumah tangga. Dengan demikian, inovasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan bunga kenanga menjadi langkah awal yang efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Pendampingan lanjutan, terutama pada aspek pemasaran dan keberlanjutan produksi, diperlukan agar produk yang dihasilkan dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
