Inovasi Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Bunga Kenanga (Cananga odorata) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo

  • Selly Puspita Riandini Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Andika Aliviameita Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Akbar El Sapta Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Muhammad Ali Fikri Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Nabila Wulyandini Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Choirul Mauludiyah Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Zaidatur Rohmah Fakultas Pendidikan dan Studi Islam, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Maya Dwi Kusuma Wardhani Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Latifah Yuniar Putri Hidayat Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Hawarin Lausa Dwiyati Fakultas Pendidikan dan Studi Islam, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Rahmat Syaifudin Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Muhammad Haris Hariyanto Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Ahmad Rosyidun Nafi Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Muhammad Rizky Akbar Al Afif Fakultas Bisnis Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Mohammad Joe Pratama Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Abstract views: 1
PDF downloads: 2
Keywords: Bunga Kenanga (Cananga odorata), Inovasi Produk, Lilin Aromaterapi, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Desa Kendalsewu memiliki potensi sumber daya lokal berupa bunga kenanga yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas sebagai bunga tabur untuk keperluan ziarah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah bunga kenanga menjadi lilin aromaterapi yang bernilai ekonomis sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif melalui tahapan identifikasi potensi, observasi, perencanaan, pelaksanaan pelatihan secara praktik langsung, serta evaluasi hasil kegiatan. Pelatihan dilakukan dengan memanfaatkan bahan baku lokal, peralatan sederhana, dan proses pembuatan yang mudah diterapkan oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari ibu-ibu PKK selama pelatihan. Peserta mampu memproduksi lilin aromaterapi berbahan bunga kenanga secara mandiri dengan kualitas yang layak digunakan. Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan potensi lokal sebagai produk bernilai tambah yang berpeluang dikembangkan menjadi usaha rumah tangga. Dengan demikian, inovasi pembuatan lilin aromaterapi berbahan bunga kenanga menjadi langkah awal yang efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Pendampingan lanjutan, terutama pada aspek pemasaran dan keberlanjutan produksi, diperlukan agar produk yang dihasilkan dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

Published
2026-10-04
How to Cite
Riandini, S. P., Aliviameita, A., Sapta, A. E., Fikri, M. A., Wulyandini, N., Mauludiyah, C., Rohmah, Z., Wardhani, M. D. K., Hidayat, L. Y. P., Dwiyati, H. L., Syaifudin, R., Hariyanto, M. H., Nafi, A. R., Afif, M. R. A. A., & Pratama, M. J. (2026). Inovasi Pembuatan Lilin Aromaterapi Berbahan Bunga Kenanga (Cananga odorata) sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Kendalsewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(3), 2075-2083. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i3.1593