Penyuluhan Kesehatan tentang Pencegahan Injury Akibat Kecelakaan Lalu Lintas pada Siswa SMAN 1 Parongpong
Abstract
Cedera (injury) akibat kecelakaan lalu lintas masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada tingginya angka kesakitan, kecacatan, dan kematian, terutama pada remaja yang berisiko akibat perilaku berkendara tidak aman serta rendahnya pengetahuan tentang keselamatan berkendara dan pertolongan pertama. Pendidikan kesehatan merupakan upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk perilaku kesehatan yang lebih baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan injury akibat kecelakaan lalu lintas melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan service learning pada 28 siswa kelas XII E SMAN 1 Parongpong melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengetahuan peserta diukur menggunakan pre-test dan post-test. Materi meliputi faktor risiko kecelakaan, safety riding, penggunaan alat pelindung diri, prinsip DANGER, pendekatan ABCDE, serta peran remaja sebagai first responder. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 86,43 menjadi 99,63 dan median dari 90 menjadi 100. Peserta juga aktif selama kegiatan. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai keselamatan berkendara serta kemampuan dasar memberikan pertolongan awal pada korban kecelakaan lalu lintas.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
