Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular di Desa Kedungbocok
Abstract
Ketersediaan darah dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala masih menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sidoarjo dan Puskesmas Tarik menyelenggarakan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Balai Desa Kedungbocok. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah, asam urat, dan kolesterol sebagai skrining kesehatan. Warga yang memenuhi persyaratan tes kesehatan mengikuti proses donor darah. Sebanyak 68 warga berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan dan 12 warga berhasil menjadi pendonor darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan 19% peserta mengalami peningkatan kadar glukosa darah, peningkatan kadar asam urat 28%, peningkatan kadar kolesterol 58%, serta mengalami hipertensi 26%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan skrining kesehatan berperan dalam mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular sejak dini. Selain mendukung ketersediaan stok darah, kegiatan ini juga meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya donor darah, pemeriksaan kesehatan berkala, dan penerapan pola hidup sehat.
Copyright (c) 2026 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
