Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan Melalui Kelas Ibu Hamil di Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu


Abstract
Kematian ibu di Indonesia akibat komplikasi kehamilan atau persalinan setiap tahunnya diperkirakan sebesar 20.000 ibu meninggal dari lima juta kelahiran. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih pada fasilitas kesehatan dapat menjadi salah satu upaya menurunkan AKI (angka kematian ibu) dan AKB (angka kematian bayi). Diperlukan kesadaran ibu hamil akan pentingnya memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan dan berpartisipasi pada kelas ibu hamil. Kelas ibu hamil merupakan upaya untuk memberikan pendidikan parental yang cukup kepada ibu hamil dan keluarga serta meningkatkan perilaku positif dalam menjaga kehamilan. Kelas ibu hamil adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat berisi sarana belajar kelompok tentang kesehatan ibu hamil melalui pemanfaatan buku KIA (Kartu Ibu Anak). Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan sosialisasi mengenai tanda bahaya serta kegawatdaruratan ibu hamil, mencegah anemia, dan menurunkan angka kematian ibu hamil. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil yang berjumlah 20 orang. Kegiatan pengabdian berupa pematerian dan pemeriksaan hemoglobin di Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu. Kelas ibu hamil berjalan atas kerja sama warga, puskesmas, bidan, kader, dan ibu hamil. Kelas ibu hamil tetap berjalan sebulan sekali dengan dana iuran sendiri dari ibu hamil untuk cemilan ringan karena kesadaran pentingnya pengetahuan selama kehamilan. Berdasarkan hasil kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan.
Copyright (c) 2024 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.