Penguatan Metode Evaluasi Kompetensi Guru IPA dalam Pengetahuan Ilmiah dan Keterampilan Mengajar

  • Harjono Harjono Universitas Negeri Semarang, Semarang
  • Woro Sumarni Universitas Negeri Semarang, Semarang
  • Cepi Kurniawan Universitas Negeri Semarang, Semarang
  • Agung Tri Prasetya Universitas Negeri Semarang, Semarang
  • Sri Susilogati Sumarti Universitas Negeri Semarang, Semarang
  • Ridho Prasetyo Universitas Negeri Semarang, Semarang https://orcid.org/0009-0008-3004-4414
Abstract views: 86
PDF downloads: 50
Keywords: keterampilan mengajar, kompetensi guru, metode evaluasi kompetensi

Abstract

Kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesionalitas seorang guru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia. Kompetensi guru berpengaruh positif terhadap kualitas pendidikan melalui pengajaran yang efektif dan hasil belajar siswa yang lebih baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode: (1) observasi, (2) pelatihan guru melalui workshop dan Focus Group Discussion (FGD), dan (3) implementasi evaluasi secara daring dan luring. Workshop dan FGD ini membahas sistem pelatihan profesionalitas guru yang diterapkan di Korea Selatan, Program Profesi Guru (PPG), standar kompetensi guru, dan sistem penilaian guru di Indonesia. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi guru untuk menjadi lebih kompeten. Guru yang kompeten harus memahami pengetahuan mengajar, pedagogik, konteks pembelajaran, efikasi diri, dan mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan. Dari kegiatan ini diketahui bahwa belum ada metode evaluasi guru yang memadai untuk diadaptasi. Oleh karena itu, disarankan adanya skema dari pemangku kepentingan untuk melakukan supervisi terkait metode evaluasi kompetensi guru.

Published
2024-12-12
How to Cite
Harjono, H., Sumarni, W., Kurniawan, C., Prasetya, A., Sumarti, S., & Prasetyo, R. (2024). Penguatan Metode Evaluasi Kompetensi Guru IPA dalam Pengetahuan Ilmiah dan Keterampilan Mengajar. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(3), 756-765. https://doi.org/10.26874/jakw.v5i3.524