Edukasi Pemanfaatan Mijel (Minyak Jelantah) dalam Pembuatan Sabun Cair pada Masyarakat Desa Linggajati


Abstract
Minyak goreng yang telah dipakai berulang kali biasa disebut dengan minyak jelantah. Biasanya minyak jelantah akan dibuang oleh ibu-ibu secara sembarangan sehingga menyebabkan minyak tersebut menjadi limbah di lingkungan sekitar.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengedukasi ibu-ibu PKK secara langsung mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah secara berulang kali serta membantu memberikan solusi agar minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali dalam bentuk lain salah satunya menjadi sabun cuci piring. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini terdiri dari ceramah, diskusi, demonstrasi dan praktik langsung. Hasil pengabdian ini berupa terlaksananya pengenalan dan penggunaan sabun cuci piring pada masyarakat setempat. Praktik dan demonstrasi dimaksudkan untuk memberikan keterampilan kepada para peserta dalam menentukan formula yang tepat dalam pembuatan sabun cuci dari minyak jelantah. Kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa para peserta sangat antusias dan menyimak selama proses berlangsung, dan aktifnya peserta saat melakukan praktik. Setelah kegiatan ini diharapkan ibu-ibu akan semakin sadar dengan bahaya penggunaan minyak jelantah dan bisa memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Copyright (c) 2025 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.