Pengembangan Rintisan Usaha Bagi Disabilitas Sebagai Role Model Ekonomi Produktif Batik Di Indonesia


Abstract
Pekerjaan sosial adalah kegiatan profesional dalam menolong individu, kelompok atau komunitas untuk memperbaikikeberfungsian sosialnya, serta untuk mewujudkan kondisi sosial yang diharapkan. Salah satu metode praktik intervensi pekerjaan sosial adalah group work dengan menggunakan kelompok sebagai sasaran intervensi. Salah satu pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial adalah difabel yang pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dibantu dari sisi produksi, manajemen dan pemasaran batik yang diproduksi di Batik Griya Difabel. Perusahaan tersebut mulai beroperasi tahun 2020 sebagai hasil karya disabilitas yang telah selesai mengikuti pelatihan membatik di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengembangkan kemampuan manajemen produksi batik, meningkatkan keterampilan pemasaran batik, dan meningkatkan volume penjualan batik. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi, serta penerapan teknologi dan keberlanjutan program. Permasalahan prioritas adalah bidang manajemen dan pemasaran, sehingga solusi yang ditawarkan adalah bantuan penyusunan perencanaan bisnis dan untuk mendukung pemasaran dibuat e-flyer, pelatihan meningkatkan pengetahuan pemasaran dan penerapan teknologi digital marketing dengan menggunakan SEO serta peningkatan pengetahuan dalam membuat content produk batik. Hasil kegiatan menghasilkan e-flyer untuk sosialisasi, terwujudnya dokumen perencanaan bisnis batik, hasil pre-test dan post-test menggambarkan peningkatan pengetahuan pemasaran, pengetahuan SEO serta peningkatan jumlah content promosi produk batik, iklan di sosial media dan jumlah pengunjung web.
Copyright (c) 2025 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.