Art Therapy: Penyembuh Luka Hati untuk Remaja di Lembaga Pemberdayaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung
Abstract
Pelanggaran perilaku oleh remaja menjadi masalah yang serius di Indonesia. Remaja bermasalah yang dijatuhi hukuman pidana ditempatkan di Lembaga Pemberdayaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung. Aspek perilaku bermasalah adalah masalah emosi, masalah perilaku, masalah teman sebaya, hyperactivity, dan inatensi. Perilaku bermasalah tersebut dapat terjadi karena rendahnya psychological well-being (PWB) sehingga remaja tidak mampu beradaptasi pada masa perkembangannya dengan baik. Remaja dapat meningkatkan PWB dengan diberikan art therapy. Art therapy adalah suatu bentuk terapi yang bersifat ekspresif dengan menggunakan materi seni, seperti lukisan, kapur, spidol, dan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan memiliki tema art therapy: penyembuh luka hati, yaitu kegiatan sesi terapi seni untuk memfasilitasi para remaja klien LPKA Kelas II Bandung dapat meningkatkan PWB. Hasil dari kegiatan ini terjadi peningkatan PWB yang diukur melalui alat ukur Brief Scale of Psychological Well-Being for Adolescents (BSPWB-A) versi Indonesia. Dengan demikian, kesejahteraan psikologi remaja klien LPKA Kelas I Kota Bandung meningkat setelah diberikan art therapy.
Copyright (c) 2025 Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
