Pemberian Edukasi Tentang Kontrasepsi Dengan Metode Gamifikasi Pada Penyintas HIV di LSM Female Plus dan IPPI Kota Bandung

  • Intan Karlina Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Nova Mustika Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Nafisha Kania Cahya Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Citra Aura Saputri Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Anggun Retno Utami Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Anggini Hanifah Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Siti Nurjulika Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Siti Shofiah Nurkholifiah Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Silvi Amelia Fitriani Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Puteri Alfiah Zaelanti Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Siti Nurmalia Putri Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
  • Fitri Indriyani Institut Kesehatan Rajawali, Bandung, Indonesia
Abstract views: 344
PDF downloads: 256
Keywords: gamifikasi, HIV, kontrasepsi, ODHA

Abstract

HIV masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia dengan sekitar 6000 ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) tercatat di Lembaga Female Plus Bandung. Penyuluhan kontrasepsi penting dilakukan untuk mencegah penularan HIV. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ODHA tentang kontrasepsi, double protection, dan kejujuran dalam pemasangan kontrasepsi di fasilitas kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus I Institut Kesehatan Rajawali dengan melibatkan 20 responden ODHA. Metode penyuluhan menggunakan pendekatan gamifikasi melalui media Canva dan Kahoot. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 18 ODHA (90%) memperoleh peningkatan pengetahuan dengan kategori "baik”, sementara 2 ODHA (10%) dengan kategori "cukup". Hal ini menegaskan pentingnya edukasi untuk mengatasi masalah HIV di Indonesia. Penyuluhan diikuti oleh perwakilan dari LSM Female Plus dan IPPI. Penyuluhan dilakukan melalui 5 tahapan atau level, termasuk pre-test, pemaparan materi interaktif, studi kasus berbasis gamifikasi dengan media Kahoot, diskusi kelompok, dan post-test. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa penyuluhan tentang kontrasepsi pada ODHA memberikan peningkatan pengetahuan yang cukup signifikan.

Published
2025-04-20
How to Cite
Karlina, I., Mustika, N., Cahya, N., Saputri, C., Utami, A., Hanifah, A., Nurjulika, S., Nurkholifiah, S., Fitriani, S., Zaelanti, P., Putri, S., & Indriyani, F. (2025). Pemberian Edukasi Tentang Kontrasepsi Dengan Metode Gamifikasi Pada Penyintas HIV di LSM Female Plus dan IPPI Kota Bandung. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(1), 343-352. https://doi.org/10.26874/jakw.v6i1.732