Monitoring Glukosa Darah Sewaktu dan Tekanan Darah Sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Sindrom Metabolik pada Masyarakat Negeri Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat

  • Rosdiana Mus Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Melda Yunita Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Elpira Asmin Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Mutmainnah Abbas Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Johan Bension Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Juen Carla Warella Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Anggun Lestari Husein Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Valentine Hursepunny Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Dylan Tamalsir Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Pattimura, Indonesia
Abstract views: 241
PDF downloads: 274
Keywords: deteksi dini, glukosa darah, sindrom metabolik, tekanan darah

Abstract

Sindrom metabolik (MetS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang memerlukan perhatian serius. Kadar glukosa darah dan tekanan darah yang meningkat menjadi indikator utama sindrom metabolik sehingga pemantauan sejak dini sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit yang lebih berat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kesehatan melalui pemantauan glukosa darah sewaktu dan tekanan darah pada masyarakat Negeri Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, khususnya dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa setempat. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah menggunakan alat digital dan metode point of care testing (POCT), serta pemberian konsultasi medis kepada peserta yang memiliki riwayat diabetes melitus dan hipertensi. Tahap evaluasi dilaksanakan pada akhir kegiatan sebagai bentuk umpan balik untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan 52 peserta dewasa yang didominasi oleh kelompok lanjut usia dan perempuan. Mayoritas peserta memiliki kadar glukosa darah dalam batas normal, namun sebesar 5,8% teridentifikasi berisiko mengalami diabetes. Sementara itu, hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan adanya peserta dengan hipertensi hingga kategori hipertensi grade 3, yang mengindikasikan perlunya penguatan upaya pencegahan dan deteksi dini faktor risiko sindrom metabolik.

Published
2026-03-03
How to Cite
Mus, R., Yunita, M., Asmin, E., Abbas, M., Bension, J., Warella, J., Husein, A., Hursepunny, V., & Tamalsir, D. (2026). Monitoring Glukosa Darah Sewaktu dan Tekanan Darah Sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Sindrom Metabolik pada Masyarakat Negeri Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 7(1), 9-16. https://doi.org/10.26874/jakw.v7i1.942