Analisis penerapan PSAK 24 tentang imbalan kerja pada PT. BPR
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi implementasi PSAK 24 terkait Imbalan Kerja dalam praktik akuntansi. di PT. BPR PSAK 24 mengatur tentang bagaimana perusahaan mengakui, mengukur, menyajikan, dan mengungkapkan imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kebijakan perusahaan terkait imbalan kerja Hasil penelitian mengindikasikan bahwa PT. BPR telah mengimplementasikan PSAK 24 dalam berbagai aspek imbalan kerja, termasuk gaji, tunjangan hari raya, cuti tahunan, dan program iuran pasti. Namun, terdapat beberapa ketidaksesuaian, seperti tidak adanya pengaturan spesifik mengenai imbalan non-moneter, penghargaan masa kerja, serta laba dan bonus dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan. Selain itu, perusahaan belum memiliki kebijakan yang jelas terkait imbalan bagi karyawan yang mengalami cacat permanen.
Copyright (c) 2025 Syadrina Ulya Azzahra, Susilawati Susilawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Portfolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
1.png)





